Bayangkan satu perangkat mainkan game eksklusif PS5 seperti Ghost of Yotei, judul Xbox Starfield, dan Switch 2 Donkey Kong Bananza. Itu bukan mimpi. Seorang modder China bernama Xiao Ningzi berhasil wujudkan konsol hybrid PS5 Xbox Switch 2. Namanya Ningtendo PXBOX 5. Proyek ini pakai satu casing, power supply, dan HDMI. Hanya tekan tombol, switch antar konsol dalam 3 detik. Eksperimen ini hebohkan komunitas gaming global. Xiao Ningzi unggah video di YouTube @xnzxnz. Hasilnya fungsional penuh untuk game digital. Ini simbol akhir “console war”.
Proyek mulai dari lelucon. Xiao Ningzi bongkar ketiga konsol. Ia hitung volume gabungan capai 19 liter dan berat 10 kg. Terlalu besar. Solusinya bagikan pendingin dan PSU. Inspirasi datang dari Mac Pro 2013 “trash can”. Bentuk prisma segitiga jadi kunci. Sekarang, mari telusuri detailnya.
Siapa Xiao Ningzi dan Motivasi di Balik Konsol Hybrid PS5 Xbox Switch 2
Xiao Ningzi, atau 小宁子 XNZ, YouTuber China spesialis modding hardware. Channelnya @xnzxnz punya jutaan subscriber. Ia sering bikin proyek gila seperti custom PC ekstrem. Kali ini, targetnya konsol hybrid PS5 Xbox Switch 2.
Motivasi sederhana. Xiao muak switch manual antar konsol. “Saya ingin main game eksklusif di satu perangkat,” katanya. Ia sebut ini “simbol perdamaian” akhiri perang konsol. Sony, Microsoft, Nintendo jadi “御三家” yang bersatu. Proyek butuh berbulan-bulan. Awalnya diragukan timnya. Tapi ketekunan Xiao hasilkan masterpiece.
Ia mulai sketsa desain. Hitung daya. PS5 dan Xbox butuh 225W puncak. Switch 2 lebih rendah. Standby hanya 4-5W. Ini izinkan satu PSU. Tantangan utama: ukuran dan panas. Solusi inovatif lahir dari sana.
Komponen Utama yang Digunakan dalam Ningtendo PXBOX 5
Konsol hybrid PS5 Xbox Switch 2 pakai motherboard asli. Semua edisi digital. Tidak ada slot disc drive. Hemat ruang.
Motherboard PS5 Digital Edition
PS5 Slim digital jadi pilihan. Motherboard kompak. SoC AMD Zen 2 + RDNA 2 kuat ray tracing. Konsumsi 225W load. Xiao ganti liquid metal TIM dengan thermal paste standar. Aman dan stabil.
Xbox Series X Motherboard
Xbox Series X dipilih untuk performa tinggi. 12 teraflops GPU. Motherboard mirip PS5. Koneksi 12V DC paralel. Ini izinkan boot cepat tanpa switch rumit.
Nintendo Switch 2 dengan Dock Custom
Switch 2 hybrid portable/dock. Xiao buang dock asli. Buat baru 3D-printed. Mirip pemanggang roti. Tekan, Switch 2 keluar otomatis. Pakai pegas PETG kuat. USB-C PD trigger suply daya. Tidak butuh pendingin ekstra.
Komponen ini dirakit rapi. Total bobot ringan. Desain hemat ruang.
Proses Casting Casing Custom ala Lost-Wax Kuno
Casing jadi bintang proyek. Xiao tolak CNC mahal (5.000 yuan). Ia pilih lost-PLA casting. Teknik kuno lost-wax adaptasi modern.
Pertama, print 3D model prisma segitiga dari PLA. Ini cetakan pendingin. Lapisi gypsum tahan panas. Vakum hilangkan gelembung. Bakar 12 jam di kiln sampai 700°C. PLA meleleh. Sisakan rongga sempurna.
Tuang aluminium cair 660°C. Awal gagal. Aluminium mengeras cepat. Xiao atur suhu gypsum dan aliran. Berhasil! Blok aluminium punya sirip arah udara. Poles halus. Tambah pelat tembaga murni. Sekrup ke motherboard PS5 dan Xbox.
Hasil mirip Mac Pro. Kipas 120mm Phanteks T30 di bawah. Hisap udara dingin, hembus panas ke atas. Desain ini hemat 80% ruang.
Solusi Power Supply dan Pendinginan Bersama
Power supply tunggal 250W GaN. Kompak, efisien. PS5 dan Xbox paralel 12V DC. Switch 2 via konverter USB-C PD. Hanya satu aktif. Cegah overload.
Pendinginan shared revolusioner. Prisma aluminium tekan ketiga sisi. Copper plate sebar panas merata. Tes Elden Ring 30 menit: suhu 60°C stabil. Tidak overheat. Switch 2 alami dingin sebagai handheld.
PSU di casing segitiga bawah. Lubang ventilasi. Udara naik alami. Desain ini buat Ningtendo PXBOX 5 kompak seperti PS5 tunggal.
Mekanisme Switching Pintar Berbasis Arduino
Switching mudah. Tombol besar atas bentuk segitiga. Tekan, Arduino aktif. Matikan konsol aktif. Nyalakan target. Switch HDMI otomatis. LED indikator: biru PS5, hijau Xbox, merah Switch 2.
Waktu switch 3-5 detik. Tutup game dulu. Cegah lonjakan daya. RGB strip tambah estetika. Panel walnut hitam laser-cut. Label “Ningtendo PXBOX 5” emas.
Dock Switch 2 inovatif. Pegas PETG 3D-printed. Dorong, keluar mulus. Tidak pakai logam rapuh.
Pengujian Performa Konsol Hybrid PS5 Xbox Switch 2
Xiao tes ketat. Semua game eksklusif lancar.
Tes PS5: Elden Ring dan Ghost of Yotei
Elden Ring jalan 30 menit. Suhu stabil 60°C. Ghost of Yotei visual memukau. Ray tracing sempurna.
Tes Xbox Series X: Starfield
Starfield open world luas. Loading cepat. Tidak lag. Performa native.
Tes Switch 2: Donkey Kong Bananza
Eksklusif Nintendo. Grafis cartoony cerah. Portable mode siap. Dock pop-out praktis.
Satu HDMI ke TV. Satu kabel power. Praktis banget. Tidak kompromi kualitas.
Tantangan Teknis yang Dihadapi Xiao Ningzi
Proyek penuh rintangan. Casting gagal dua kali. Aluminium bocor. Gypsum retak.
Pegas dock awal logam lemah. USB-C tahan kuat. Ganti PETG sukses.
Wiring kompleks. Arduino program ulang berkali. Estimasi waktu salah. Bulan jadi realita.
Ukuran motherboard susah pas. Switch 2 dock butuh redesign tiga iterasi. Tapi Xiao tak menyerah. “Lebih sulit dari dugaan,” akunya.
Dampak Konsol Hybrid PS5 Xbox Switch 2 bagi Industri Gaming
Ningtendo PXBOX 5 inspirasi. Buktikan hybrid mungkin. Industri bisa tiru? Mungkin cloud gaming duluan. Tapi modding tunjukkan potensi.
Komunitas heboh. Ribuan like video. Diskusi Reddit dan X ramai. “Akhiri console war!” Fans harap kit DIY.
Bagi gamer, ini mimpi. Satu konsol, semua ekosistem. Hemat ruang. Hemat listrik.
Kesimpulan: Masa Depan Cerah untuk Konsol Hybrid
Xiao Ningzi ciptakan sejarah dengan konsol hybrid PS5 Xbox Switch 2. Ningtendo PXBOX 5 fungsional, indah, inovatif. Dari casting kuno ke Arduino modern, proyek ini gabung tradisi dan tech.
Gamer dapat tiru? Butuh skill tinggi. Tonton video lengkap. Siapa tahu, era hybrid resmi datang. Sony, Microsoft, Nintendo: dengar panggilan penggemar!
